Tujuan hidup kita — Catatan Khotbah Ibadah Raya 27 September 2026

Ps. Johan Lumoindong
Tujuan hidup kita
Kisah Para Rasul 13:22 — "Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku."
-
Tuhan mencari pribadi yang memiliki hati yang murni dan berkenan kepada-Nya. Fokus Tuhan bukanlah harta atau hal-hal duniawi, melainkan HATI kita.
-
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan supaya terpancar dalam kehidupan.
-
Tuhan sendiri berkata bahwa Daud adalah seorang yang ada di hati Tuhan. Inilah hati yang dicari dan dikenang oleh Tuhan.
-
Tujuan hidup kita seharusnya adalah untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan sekadar mencari makan, jodoh, atau pekerjaan.
1. Kita bebas untuk menentukan dan memilih
-
Di tengah kebebasan kita, Tuhan tetap mencari hati yang berkenan kepada-Nya.
-
Pilihlah Tuhan Yesus. Sekali Yesus, tetap Yesus selamanya.
-
Jaga kekudusan, karena untuk melihat Yesus kita harus hidup dalam kekudusan.
-
Miliki hati yang menghormati, mengasihi, dan takut akan Tuhan. Inilah alasan yang benar mengapa kita datang beribadah.
-
Doa orang benar besar kuasanya. Yang membuat doa itu berkuasa bukanlah kata-katanya, melainkan pribadi orang benar yang berdoa tersebut.
-
Hidup ini berat, tetapi bersama Yesus hidup menjadi tidak berat. Inilah kunci bagaimana kita bisa menjadi favoritnya Tuhan.
2. Apa yang Dia cari dari perkenanan-Nya?
-
Jawabannya adalah melakukan kehendak Allah pada saat kita hidup (Kisah Para Rasul 13:36).
-
Dengarkan firman dengan mata yang bagus dan fokus.
-
Seperti Daud, kita harus memiliki hati seorang HAMBA.
-
Seseorang hamba melakukan apa pun yang diperintahkan kepadanya. Ini berbicara tentang ketaatan mutlak untuk melakukan apa yang Tuhan taruh di dalam hati kita.
-
Jadilah pelaku firman. Jangan hanya merasa kasihan saat melihat sebuah kebutuhan, tetapi BERGERAK.
-
Contoh ketaatan hati seorang hamba:
-
Menolong keluarga: Berani melangkah dengan iman untuk menanggung biaya operasi keluarga yang sakit kanker, meskipun saat itu sedang tidak punya uang.
-
Membantu pekerjaan Tuhan: Saat melihat gereja kecil kesulitan membayar sewa tahunan (Rp 150 juta), ambil tindakan lewat "janji iman" meski uang di kantong terbatas. Tuhan membuktikan kuasa-Nya dengan tiba-tiba menggerakkan orang lain untuk melunasi seluruh biaya tersebut.
-
-
Tuhan tidak pernah memberikan pencobaan melampaui kemampuan kita. Ujian yang datang ada untuk memurnikan iman kita.
-
Ketika kita memiliki hati yang berkenan dan melakukan segala kehendak-Nya, kita akan menjadi seperti Daud: seorang yang tidak pernah terkalahkan dan hidupnya selalu menyenangkan hati Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati.