Nantikanlah Tuhan — Catatan Khotbah Ibadah Raya 17 Mei 2026

Ps. Antonio Yusuf
Nantikanlah Tuhan
Mazmur 27:14
"Nantikanlah TUHAN!"
"Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!"
Ada pengulangan kata: "Nantikanlah TUHAN..."
Kisah Daud menantikan Tuhan (1 Samuel 30:1-4)
Peristiwa di Ziklag.
Rakyat marah dan pedih hati.
Daud sangat terjepit kondisinya.
Orang kepercayaannya mengkhianati Daud.
Respon Daud kepada Tuhan: tetap menantikan Tuhan dalam keadaan terjepit sekalipun — dan dampaknya nyata di 1 Samuel 30:19.
Tuhan mengembalikan semua yang hilang, yang sempat dicuri si jahat, bahkan memberikan bonus jarahan.
Ziklag — Titik rapuh kehidupan kita
1. Daud menangis (1 Samuel 30:4)
Masa jujur di hadapan Tuhan.
Kejadian 23:2 — Abraham menangis saat Sarah dipanggil pulang oleh Tuhan.
Yohanes 11:35 — Yesus pun menangis.
Tidak selamanya waktunya menangis (Pengkhotbah 3:4).
Mazmur 30:5 — Tuhan mau bicara: ada saatnya sorak-sorai, tarian kemenangan.
Pegang janji Tuhan — tidak selamanya kita menangis, tetapi ada waktunya Tuhan memberikan kemenangan.
Keluaran 17:12 — Musa penat, tetapi Musa tetap mengangkat tangan.
Angkatlah tanganmu: ada sesuatu yang MAU Tuhan berikan — sesuatu yang baru dalam hidupmu.
2. Daud menolak untuk pahit dengan keadaan
Daud tidak pahit dengan orang-orangnya.
Daud tetap menantikan Tuhan.
Ibrani 12:15 — jangan menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, supaya tidak tumbuh akar pahit.
Janganlah jauh dari hadirat Tuhan — karena dengan menjauh dari Tuhan sangat gampang menjadi pahit hati.
Keluaran 15:23 — bangsa Israel bersungut-sungut karena tidak ada air. Musa menantikan Tuhan, dan Tuhan menunjukkan sepotong kayu — berubahlah air pahit itu menjadi manis.
Amsal 15:4 — lidah lembut adalah pohon kehidupan.
Saat kehidupan kita menemui keadaan yang pahit, di situlah Tuhan sedang mengajar kita untuk tetap mengucapkan kata-kata manis kepada Tuhan — dan Tuhan bergerak untuk menolong kita.
Kita lakukan apa pun dengan segenap HATI, karena dengan setengah hati, kita akan setengah mati.
Sebesar apa kita mengasihi Tuhan Yesus?
Matius 22:37 — "Jawab Yesus kepadanya: 'Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.'"
Tuhan Yesus memberkati.